Mendung tidak selamanya,cahaya kan bersinar kembali.



Saya pernah bercerita dengan seorang yang cukup dekat dengan saya dan juga keluarga saya. Dimana cerita ini sebetulnya sudah cukup lama diceritakan kepada saya. Cerita ini bukan cerita fiksi akan tetapi merupakan sebuah kenyataan didalam kehidupan dia.


Nama bapak yang bercerita itu adalah pak Indrawadi atau pak in atau pak Ano. Kata pak in,"dahulu ibu dan bapak saya adalah seorang pedagang nasi Kapau yang cukup sukses di kota Jakarta".

Karena kesuksesan nya mereka telah memiliki atau membeli rumah di kota Jakarta. Padahal harga rumah di kota Jakarta sangat mahal.

Kesuksesan itu berjalan hingga beberapa tahun. Setelah itu mereka mulai diuji oleh Allah SWT.

Ibu dari pak in terserang penyakit kanker payudara. Untuk mengobati penyakitnya ini ibu pak in telah berulangkali melakukan pengobatan, bahkan telah dioperasi.

Karena sering berobat dan kesehatan yang menurun mengakibatkan bisnis nasi Kapau mulai terganggu. Omzetnya mulai menurun.

Selang hingga beberapa lama,ibu pak in dipanggil kerahmatullah alias wafat. Ini tentu membuat keluarga sangat berduka.

Selang waktu dan masa yang berputar akhirnya sang bapak pun mengidap penyakit. Penyakit sang bapak menyebabkan perutnya membesar.

Sang bapak dan keluarga berusaha mengobati penyakit tersebut. Tapi Allah SWT berkehendak lain, sang bapak dipanggil oleh Allah SWT (wafat).

Untuk mengobati penyakit ibu dan bapak tersebut, tentunya membutuhkan biaya yang cukup banyak. Akhirnya apa yang telah di beli dan dimiliki terpaksa dijual.

Sang bapak dan ibu tersebut meninggalkan tujuh orang anak yang masih kecil-kecil.
Anak anak tersebut ada yang dipelihara oleh neneknya,dan ada yang dipelihara oleh familinya.

Masa masa tersebut merupakan masa yang cukup berat bagi anak anak tersebut.

Selang beberapa tahun kemudian, setelah sang anak melewati masa masa sulit mereka. Allah mulai menunjukkan kasih sayang dan rahmatnya.

Sang kakak yang perempuan merantau ke negeri Jiran Malaysia bersama suaminya. Disana Allah SWT memberikan kemudahan rezeki bagi mereka. Sehingga mereka bisa memiliki rumah dan toko sendiri. Mereka bisa punya mobil sendiri. Secara normal mereka boleh dibilang sudah sukses. Bahkan mereka sudah memiliki kewarganegaraan Malaysia.

Dimalaysia mereka telah memiliki beberapa orang anak. Bahkan sang adik yang paling kecil juga tinggal di Malaysia dan telah menikah dengan warga setempat.

Sekarang kita kembali kepada pak in, pak in ini telah pindah dan menetap di Payakumbuh.

Pada waktu itu pak in ini bersekolah di sebuah sekolah swasta di kota Payakumbuh. Sambil bersekolah pak in ini bekerja di sebuah kantor di kota Payakumbuh.

Pak in ini bekerja sebagai penjaga kantor, dia menyapu kantor, memasak air buat orang kantor. Mengantar surat, dan juga ikut sebagai petugas survei dilapangan.

Setelah tamat sekolah pak in ini masih bekerja di kantor tersebut. Hingga dia menikah dia masih bekerja di kantor tersebut secara honorer.

Sambil bekerja dia juga berjualan di pasar Payakumbuh bersama sang istri. Ini berlangsung hingga dia memiliki seorang anak perempuan.

Selama honor tersebut pak in ini tetap mengikuti seleksi penerimaan pegawai negeri sipil. Setiap ada tes masuk PNS dia selalu ikut.

Terkadang dihatinya ada rasa jenuh dan mulai ada niat berhenti bekerja jikalau tidak juga bisa diterima sebagai PNS. Ini wajar juga karena telah lebih dari sepuluh tahun dia bekerja secara honorer.


Namun setelah kelahiran anak yang kedua seorang anak laki-laki, Allah mulai mendengar dan mengabulkan permintaan pak in agar bisa diterima sebagai PNS.

Mereka sangat mensyukuri nikmat Allah SWT tersebut. Tetapi walaupun telah bekerja di kantor sebagai PNS, istri pak in tetap berjualan di pasar Payakumbuh.

Pak in ini orang yang hemat dan sederhana. Orang nya tidak neko-neko dan banyak gaya.

Didalam bekerja itu pak in ini juga masih menjalani bisnis sampingan nya yaitu berjualan barang barang antik. Dan sang istri berjualan di rumah, agar bisa mengasuh anak dan menjaga rumah sekaligus.

Sekarang kehidupan pak in ini dan juga saudara saudara nya yang lain telah berubah kearah yang lebih baik.

Pak in ini telah memiliki rumah sendiri, mobil sendiri, motor sendiri, artinya mereka bukan keluarga yang kekurangan.

Mendung dahulu yang melingkupi keluarga pak in yang ditakdirkan menjadi anak yatim-piatu, telah dirubah oleh Allah menjadi bercahaya. Mereka sudah berhasil karena kesabaran dan keuletan mereka semua.

Sesungguhnya memanglah Allah SWT bersama orang orang yang sabar. Allah tidak tidur, Dia melihat dan mendengar keluhan hambanya. Tinggal kita harus tabah,sabar dan berusaha dengan sungguh-sungguh yang diiringi dengan berdoa kepada Illahi Rabbi.


Comments

  1. Pecinta Judi online pastinya ingin mencari situs PKV GAMES yang gampang menang ? di sini ada merecomendasikan 1 agen situs judi online yang sangat mudah menang di MiyaQQ.
    tidak hanya itu saja bisa deposit dari segara jenis bank dan menerima deposit pulsa. minimal deposit dan wd hanya 15 ribu . dan dapat bonus setiap deposit dan bermain .

    ReplyDelete
  2. Yuk Merapat Best Betting Online Hanya Di AREATOTO
    Dalam 1 Userid Dapat Bermain Semua Permainan
    Yang Ada :
    TARUHAN BOLA - LIVE CASINO - SABUNG AYAM - TOGEL ONLINE ( Tanpa Batas Invest )
    Sekedar Nonton Bola ,
    Jika Tidak Pasang Taruhan , Mana Seru , Pasangkan Taruhan Anda Di areatoto
    Minimal Deposit Rp 20.000 Dan Withdraw Rp.50.000
    Proses Deposit Dan Withdraw ( EXPRES ) Super Cepat
    Anda Akan Di Layani Dengan Customer Service Yang Ramah
    Website Online 24Jam/Setiap Hariny

    ReplyDelete
  3. Yuk Merapat Best Betting Online Hanya Di AREATOTO
    Dalam 1 Userid Dapat Bermain Semua Permainan
    Yang Ada :
    TARUHAN BOLA - LIVE CASINO - SABUNG AYAM - TOGEL ONLINE ( Tanpa Batas Invest )
    Sekedar Nonton Bola ,
    Jika Tidak Pasang Taruhan , Mana Seru , Pasangkan Taruhan Anda Di areatoto
    Minimal Deposit Rp 20.000 Dan Withdraw Rp.50.000
    Proses Deposit Dan Withdraw ( EXPRES ) Super Cepat
    Anda Akan Di Layani Dengan Customer Service Yang Ramah
    Website Online 24Jam/Setiap Hariny

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Haruskah umat Islam ikut memilih

Beli Hp Dengan Uang Receh

Hewan yang boleh dibunuh walaupun berada di tanah haram/kota Mekah dan Madinah.