Jangan remehkan tukang tambal ban




Didunia yang kita huni ada terdapat sekian banyak jenis pekerjaan. Ada yang bekerja sebagai pegawai negeri, pegawai swasta, pramugari,polisi,tentara,hakim,jaksa, pengacara, dan berbagai pekerjaan lainnya.

Beberapa pekerjaan ada yang harus didapatkan dengan cara menuntut ilmu yang tinggi,serta membutuhkan biaya yang besar, serta di pandang mulia ditengah masyarakat.

Terkadang pekerjaan itu ada membanggakan dan ada yang menghinakan. Pekerjaan itu ada yang dibilang bagus dan ada yang dikatakan jelek.

Beberapa hari setelah lebaran saya bertamu kerumah seorang saudara,disana saya juga berjumpa dengan teman dari saudara saya tersebut.

Pekerjaan dari teman saudara saya itu oleh sebagian orang dianggap remeh. Pekerjaannya adalah sebagai tukang tambal ban serta menyetel jari jari sepeda motor.

Setelah duduk,dan berbincang sejenak dengan teman saudara saya itu,saya dibuat kagum oleh dia.

Yang membuat saya kagum adalah bahwa ternyata penghasilan dari seorang tukang tambal ban itu, tidaklah sedikit. Teman saudara saya mengatakan bahwa dihari kedua lebaran dia mendapat hasil usahanya sebesar Rp. 1000.000. Dan dihari ketiga lebaran dia mendapat penghasilan sebesar Rp.700.000. Dan setelah hari hari tersebut lebih kurang lima ratusan ribu rupiah.

Saya jadi dibuat terkesima oleh sibapak tersebut karena penghasilan seorang tukang tambal ban itu ternyata tidaklah sedikit. Biarpun jenis pekerjaan yang dilakukan oleh bapak tersebut dinilai remeh/dilecehkan.

Dia mengatakan bahwa untuk menyetel jari jari sepeda motor dia meminta upah senilai Rp.70.000 sepasang roda sepeda motor. Belum lagi upah tambal ban,upah tambah angin ban motor,dan upah perbaikan kereta angin alias sepeda.

Mungkin si bapak ini karena sudah lama buka bengkel tambal ban sehingga pelanggannya juga banyak. Tentunya pendapatan setiap tukang tambal ban itu tidak mungkin bisa sama.

Bahkan sibapak mengatakan bahwa dia bisa membuat sendiri pembangkit listrik tenaga air mini. Pembangkit listrik yang pernah dia buat untuk rumah orang tuanya dikampung berasal dari aliran irigasi yang airnya cukup banyak serta senantiasa mengalirkan air. Bapak tersebut membuat kincir air yang berguna untuk memutar turbinnya. Listrik yang dihasilkan bisa untuk menerangi rumah. Akan tetapi untuk menghidupkan kulkas dan mesin cuci tidak bisa.

Hal lain yang membuat saya terkesima alias kagum terhadap bapak tersebut adalah bahwa ternyata anak bapak tersebut kuliah di Institut ternama yaitu Institut Teknologi Bandung, setelah sebelumnya menamatkan sekolah penerbangan di kota Padang.

Sedangkan anak kedua bapak tersebut kuliah di STAIN bagian manajemen, begitulah menurut pengakuan bapak tersebut.

Jadi janganlah pernah memandang rendah dan remeh seseorang karena bisa jadi orang yang diremehkan lebih baik dari orang yang meremehkan.


Comments

  1. kelinci99
    Togel Online Terpercaya Dan Games Laiinnya Live Casino.
    HOT PROMO NEW MEMBER FREECHIPS 5ribu !!
    NEXT DEPOSIT 50ribu FREECHIPS 5RB !!
    Ada Bagi2 Freechips Untuk New Member + Bonus Depositnya Loh ,
    Yuk Daftarkan Sekarang Mumpung Ada Freechips Setiap Harinya
    segera daftar dan bermain ya selain Togel ad juga Games Online Betting lain nya ,
    yang bisa di mainkan dgn 1 userid saja .
    yukk daftar di www.kelinci99.casino

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Haruskah umat Islam ikut memilih

Beli Hp Dengan Uang Receh

Hewan yang boleh dibunuh walaupun berada di tanah haram/kota Mekah dan Madinah.